Hentikan Pengeluaran untuk Mengesankan: Panduan 3 Langkah Rachel Cruze

22

Pakar keuangan Rachel Cruze mengatasi jebakan pengeluaran yang umum terjadi: membeli barang untuk mengesankan orang lain, bukan untuk nilai pribadi. Dorongan ini berakar pada sifat manusia—keinginan untuk mendapatkan pengakuan sosial—tetapi hal ini dapat dengan cepat menggagalkan anggaran dan tujuan keuangan. Cruze menguraikan tiga langkah praktis untuk memutus siklus ini dan membelanjakan uang dengan lebih sengaja.

1. Pertanyakan Motivasi Anda

Langkah pertama melibatkan kesadaran diri. Pengeluaran melepaskan zat kimia yang membuat Anda merasa nyaman (endorfin, dopamin, serotonin) yang dapat mengaburkan penilaian, sehingga sulit membedakan antara keinginan yang tulus dan kebutuhan akan persetujuan dari luar. Sebelum melakukan pembelian, biarkan kegembiraan awal memudar dan nilailah dengan jujur ​​mengapa Anda menginginkan barang tersebut.

Cruze mengidentifikasi dua indikator utama pembelanjaan yang didorong oleh kesan:
* Mengantisipasi reaksi orang lain terhadap pembelian.
* Mengalami peningkatan ego dari item itu sendiri.

Jika Anda tetap membelinya meskipun tidak ada yang mengetahuinya, kemungkinan besar pembelian tersebut asli. Jika tidak, pertimbangkan kembali.

2. Merangkul Keheningan

Kehidupan modern bergerak cepat, membuat pengeluaran yang sadar menjadi sulit. Pengambilan keputusan yang terus-menerus hanya menyisakan sedikit ruang untuk refleksi. Cruze menganjurkan keheningan yang disengaja—momen untuk menenangkan pikiran dan membiarkan sistem saraf tenang. Hal ini mengurangi kritik diri dan ketakutan akan penilaian eksternal, sehingga memperjelas motivasi belanja yang sebenarnya.

Penelitian mendukung hal ini: menenangkan pikiran memungkinkan pendeteksi ancaman di dalam diri dimatikan, sehingga membuat penilaian diri yang jujur ​​menjadi lebih mudah. Kejelasan ini membantu Anda dengan yakin memutuskan apakah suatu pembelian sesuai dengan kebutuhan Anda yang sebenarnya.

3. Temukan “Mengapa” yang Lebih Dalam

Mengenali pembelanjaan yang didorong oleh kesan tidak secara otomatis berarti menghindari pembelian. Cruze mendorong pembelanjaan yang penuh perhatian: jika sesuai dengan anggaran, keputusan ada di tangan Anda. Namun, gali lebih dalam untuk alasan yang lebih substansial.

Jika tidak ada motivasi yang berarti di luar persepsi sosial, lewati saja. Namun jika pembelian tersebut memberikan manfaat sekunder—seperti menciptakan kegembiraan atau peluang (seperti dalam contoh kolam renang keluarga Cruze)—hal ini mungkin bermanfaat. Hal ini sangat penting terutama untuk pengeluaran yang besar.

“Penganggaran bukanlah tentang penyangkalan diri; ini tentang kebebasan.”

Cruze menekankan bahwa ujian intinya adalah apakah pembelian tersebut sejalan dengan nilai pribadi yang sebenarnya. Berbelanja dengan sengaja—mengatakan ya pada hal yang benar-benar penting dan tidak pada kesan dangkal—adalah kunci kesejahteraan finansial.