Cara Kerja Jaminan Sosial: Sejarah Jaring Pengaman Ekonomi

8

Jaminan sosial bukan hanya pemeriksaan pemerintah. Ini adalah kerangka kerja luas yang dirancang untuk menjaga individu dan keluarga agar tidak jatuh ke dalam kemiskinan ketika kehidupan tidak berjalan mulus. Ide intinya sederhana: mengganti pendapatan yang hilang karena pengangguran, cedera, sakit, usia tua, atau kematian.

Konsep ini berkembang lebih jauh dari yang disadari kebanyakan orang. Sebelum negara mengambil tindakan, masyarakat kelas pekerja bergantung pada masyarakat yang saling membantu dan serikat buruh. Ini adalah koperasi informal awal. Mereka mengumpulkan sumber daya untuk membantu anggota bertahan hidup ketika kehilangan pekerjaan atau sakit. Namun upaya ini terfragmentasi. Mereka tidak mempunyai skala untuk melindungi seluruh populasi.

Hal ini berubah pada akhir abad ke-19.

Jerman memelopori program jaminan sosial modern pertama pada tahun 1883. Program ini merupakan respons langsung terhadap industrialisasi. Pekerja menghadapi risiko yang tidak dapat ditangani sendiri oleh siapa pun. Negara mengakui bahwa keamanan ekonomi adalah barang publik. Sejak saat itu, hampir setiap negara maju telah membangun jaring pengaman sosial versi mereka sendiri.

Saat ini, sistem ini umumnya terbagi dalam dua kelompok.

  • Asuransi sosial. Asuransi ini didanai oleh kontribusi pekerja dan pemberi kerja. Anda membayar, Anda keluar. Contohnya termasuk dana pensiun dan tunjangan pengangguran.
  • Bantuan sosial. Ini berdasarkan kebutuhan. Sasarannya adalah masyarakat miskin, apa pun riwayat pekerjaan mereka. Ini bertindak sebagai upaya terakhir ketika bentuk pendapatan lain gagal.

Beberapa sistem juga mencakup layanan kesehatan dan program kesejahteraan. Tujuannya selalu sama. Meningkatkan kesejahteraan melalui pelayanan publik. Mengurangi risiko kemiskinan secara menyeluruh.

Perlu diingat bahwa “jaminan sosial” adalah istilah yang sarat muatan. Di Amerika Serikat, istilah ini sering merujuk secara khusus pada Asuransi Hari Tua, Penyintas, dan Disabilitas (OASDI). Secara global, cakupannya jauh lebih luas. Ini mencakup segala hal mulai dari kompensasi pekerja hingga cuti melahirkan.

Sejarah program-program ini adalah sejarah hak-hak buruh. Asosiasi pekerja mendorong adanya perlindungan. Serikat pekerja menuntut stabilitas. Pemerintah pada akhirnya menyusun tuntutan-tuntutan ini menjadi undang-undang. Hasilnya adalah jaringan dukungan yang kompleks. Itu tidak sempurna. Hal ini sering kali kekurangan dana. Ia menghadapi tekanan politik di setiap siklus pemilu.

Namun tanpa hal ini, guncangan ekonomi akibat PHK atau krisis kesehatan akan menjadi bencana besar bagi jutaan orang. Sistemnya cacat, tapi alternatifnya adalah kekacauan.